{"id":13330,"date":"2023-12-19T09:11:13","date_gmt":"2023-12-19T09:11:13","guid":{"rendered":"https:\/\/troben.id\/blog\/?p=13330"},"modified":"2024-03-25T16:04:28","modified_gmt":"2024-03-25T09:04:28","slug":"cara-menghitung-meter-kubik-beton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Meter Kubik Beton Tepat dan Akurat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam dunia konstruksi, beton menjadi salah satu material andalan untuk kekuatan beserta keawetannya terhadap sebuah proyek bangunan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghitung meter kubik beton merupakan aspek penting dalam perencanaan konstruksi. Perhitungan ini tentunya memerlukan ketelitian serta kehati-hatian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perhitungan salah, maka akan berdampak pada kesalahan dalam jumlah material dibutuhkan, dapat berakibat pada beberapa dampak negatif. Di antaranya, mengakibatkan struktur menjadi tidak memenuhi standar keamanan atau kualitas yang harapkan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dampak negatif lainnya dapat menghambat kemajuan konstruksi, memerlukan waktu tambahan untuk pengadaan material. Di sisi lain, kelebihan beton dapat menyebabkan pemborosan sumber daya juga biaya tidak perlu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, mengetahui cara menghitung meter kubik beton adalah kunci untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan sebuah proyek konstruksi, seperti bangunan maupun infrastruktur lainnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, Troben akan mengulas lebih detail cara menghitung kubik beton dengan tepat dan akurat agar mendapatkan hasil proyek memuaskan.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Jenis-Jenis_Beton_Bisa_Diukur\" >Jenis-Jenis Beton Bisa Diukur<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Biasa\" >Beton Biasa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Bertulang\" >Beton Bertulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Pracetak\" >Beton Pracetak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Berpori\" >Beton Berpori<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Aspal\" >Beton Aspal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Beton_Ringan\" >Beton Ringan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#Cara_Menghitung_Meter_Kubik_Beton\" >Cara Menghitung Meter Kubik Beton<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#1_Cara_Menghitung_Volume_Dak_atau_Plat_Lantai\" >1. Cara Menghitung Volume Dak atau Plat Lantai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#2_Cara_Menghitung_Volume_Balok\" >2. Cara Menghitung Volume Balok<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-meter-kubik-beton\/#3_Cara_Menghitung_Kubikasi_Beton\" >3. Cara Menghitung Kubikasi Beton<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Beton_Bisa_Diukur\"><\/span><b>Jenis-Jenis Beton Bisa Diukur<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14568\" src=\"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Jenis-Jenis-Beton-Bisa-Diukur.webp\" alt=\"enis-Jenis Beton Bisa Diukur\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Jenis-Jenis-Beton-Bisa-Diukur.webp 1000w, https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Jenis-Jenis-Beton-Bisa-Diukur-400x267.webp 400w, https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Jenis-Jenis-Beton-Bisa-Diukur-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-pakai-bubble-wrap\/\" data-abc=\"true\">Masih Kerap Salah, Ini Cara Pakai Bubble Wrap Yang Benar!<\/a><\/b><\/p>\n<p>Sebelum mengimplementasikan cara menghitung meter kubik beton, wajib rasanya untuk mengetahui beberapa jenis beton yang kini hadir di pasaran. Berikut penjelasannya!<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Biasa\"><\/span><b>Beton Biasa<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beton biasa atau dikenal dengan beton standar merupakan beton yang terdiri dari campuran semen, air, kerikil, dan pasir. Beton ini biasanya digunakan untuk proyek konstruksi umum, seperti rumah, gedung, jembatan karena kekuatan serta daya tahan yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berat dari beton ini memang bervariatif, namun pada umumnya, berat beton ini berkisar antara 2000 hingga 2500 kg per meter kubik. Selain itu, kekuatan tekanan beton umumnya berkisar antara 200 hingga 550 kg per cm persegi. gunakan cara menghitung kubik unutuk mengetahui berat beton tersebut<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Bertulang\"><\/span><b>Beton Bertulang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beton normal biasanya diperkuat melalui cara penambahan tulangan baja, memberikan kekuatan tambahan hingga kegunaan ideal untuk konstruksi bangunan bertingkat. Biasanya, jenis beton ini dilengkapi dengan tulangan, seperti batangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rod, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">batangan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> bar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> mesh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau besi jaring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan jenis beton ini dapat menahan beban struktural besar pada gedung, jembatan, infrastruktur lainnya. untuk mengetahui cara menghitung kubik dari beton silahkan perhatikan rumusnya dibawah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Pracetak\"><\/span><b>Beton Pracetak<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">keunggulannya terhadap efisiensi waktu, menjadikan beton pracetak sebagai sumber daya andalan untuk proyek konstruksi besar. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beton pracetak diproduksi di pabrik, dapat mempercepat proses konstruksi dengan mengurangi waktu pengecoran di lokasi. Hal ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya sampai tenaga kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, beton pracetak dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan unit tangga, dinding dan tiang pracetak, berbagai elemen lainnya. Dalam menggunakan beton pracetak, Anda tidak perlu membuatnya terlebih dahulu, Anda hanya perlu memasangnya saja<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Berpori\"><\/span><b>Beton Berpori<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki berat jenis lebih rendah karena ditambahkan bahan pengisi, jenis beton ini cocok untuk struktur beban ringan dan tuntutan termal. K<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">elebihan dari jenis ini mencakup berat jenis rendah, sehingga membuatnya ideal untuk diaplikasikan dalam struktur dengan beban ringan serta tuntutan termal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, sifat termalnya memiliki cara serta kandungan baik membuat Beton Berpori sesuai untuk proyek-proyek di lingkungan dengan fluktuasi suhu signifikan, serta memberikan ketahanan dan kinerja optimal dalam berbagai kondisi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Aspal\"><\/span><b>Beton Aspal<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digunakan dalam konstruksi jalan, campuran aspal, agregat kasar dan halus, serta filler mineral yang dapat menciptakan permukaan tahan lama terhadap cuaca untuk lalu lintas kendaraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">hadirnya spesifikasi di atas, membuat beton ini menjadi pilihan ideal untuk konstruksi jalan raya memerlukan daya tahan terhadap beban kendaraan dan kondisi cuaca fluktuatif. Dengan demikian, infrastruktur jalan yang dibangun dapat digunakan dalam jangka panjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beton_Ringan\"><\/span><b>Beton Ringan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis beton ini merupakan elemen bangunan yang memiliki berat jenis lebih rendah dibandingkan dengan beton konvensional. Kelebihan utama dari beton ringan adalah bobotnya lebih ringan,\u00a0 membuatnya cocok untuk aplikasi di mana kekuatan struktural tinggi tidak menjadi kebutuhan utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, beton ringan mencakup bahan pengisi ringan, seperti foam atau agregat ringan, yang mengurangi densitasnya. Hal ini membuatnya ideal untuk konstruksi struktur dengan beban ringan, memfasilitasi proses konstruksi, dan memberikan keuntungan termal serta akustik dalam beberapa aplikasi.<\/span><\/p>\n<p>jenis beton diatas sangat diperlukan untuk mengetahui cara menghitung meter kubik beton kini kita bahas.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Meter_Kubik_Beton\"><\/span><b>Cara Menghitung Meter Kubik Beton<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14569\" src=\"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Menghitung-Meter-Kubik-Beton.webp\" alt=\"Cara Menghitung Meter Kubik Beton\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Menghitung-Meter-Kubik-Beton.webp 1000w, https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Menghitung-Meter-Kubik-Beton-400x267.webp 400w, https:\/\/troben.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Cara-Menghitung-Meter-Kubik-Beton-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan analisis kebutuhan struktural sebuah proyek dapat terpenuhi dengan baik, maka mengetahui cara menghitung meter kubik beton menjadi salah satu kunci yang harus dimiliki oleh setiap kontraktor. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menghitung kubik beton dengan tepat dan akurat.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Cara_Menghitung_Volume_Dak_atau_Plat_Lantai\"><\/span><b>1. Cara Menghitung Volume Dak atau Plat Lantai<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama dalam cara menghitung meter kubik beton ialah menghitung volume plat lantai dengan menggunakan rumus volume Panjang x Lebar x Tinggi (PxLxT). Rumus tersebut, Anda dapat mengaplikasikannya dengan mengukur panjang dan lebar plat lantai sebelum dikalikan dengan tinggi beton diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, jika panjang plat lantai sebesar 10 meter, lebar 8 meter, dan tinggi beton adalah 0,17 meter, maka volume beton yang diperlukan untuk plat lantai sebesar 13,6 meter kubik. begitulah cara menghitung meter kubik beton pada dak ataupun plat lantai.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Cara_Menghitung_Volume_Balok\"><\/span><strong>2. Cara Menghitung Volume Balok<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah menghitung volume balok. Cara perhitungan ini dapat dilakukan jika volume dak atau plat lantai telah diketahui. Untuk menghitung volume balok, Anda dapat melibatkan rumus Panjang Balok x Lebar Balok x Tinggi Balok (PxLxT).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, panjang balok sebesar 5 meter dengan lebar 0,6 meter, dan tinggi 0,5 meter, maka volume balok yang didapatkan sebesar 1,5 meter kubik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika, Anda membutuhkan lebih dari satu balok dengan dimensi sama, Anda dapat menggunakan rumus volume balok x jumlah balok untuk menghitung volume total diperlukan. Misalnya, Anda membutuhkan 10 balok, maka volume balok yang telah diketahui dikalikan dengan balok diperlukan, sehingga 10 x 1,5 = 15 meter kubik. itulah cara menghitung meter kubik beton via volume beton.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Cara_Menghitung_Kubikasi_Beton\"><\/span><b>3. Cara Menghitung Kubikasi Beton<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir adalah mengetahui cara menghitung meter kubik beton. Perhitungan ini dapat dilakukan ketika volume plat lantai dan volume balok telah diketahui. Dengan perhitungan tersebut, Anda dapat mengetahui cor beton yang diperlukan untuk proyeksi sebuah bangunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitung kubikasi beton, Anda harus menjumlahkan volume plat lantai dengan volume balok yang telah dihitung sebelumnya. Jika plat lantai sebesar 13,6 meter dan volume balok sebesar 15 meter, maka jumlah keseluruhan adalah 28,6 meter kubik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kubikasi beton diperlukan untuk sebuah proyek tersebut adalah 28,6 meter kubik. Dengan mengaplikasikan cara menghitung meter kubik beton tersebut, Anda dapat melakukan perhitungan kubik akurat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah cara menghitung meter kubik beton dengan beragam jenis beton akan Anda gunakan dalam suatu proyek konstruksi. Perhitungan tepat dan akurat sangat penting untuk memastikan ketersediaan bahan yang cukup serta efisiensi dalam pelaksanaan proyek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui tata cara menghitung meter kubik beton\u00a0 yang dibutuhkan, Anda dapat merencanakan perkiraan ketersediaan bahan secara efisien dan mengoptimalkan proses konstruksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah-langkah perhitungan kubik telah dijelaskan di atas memberikan dasar yang kuat untuk memastikan proyek konstruksi berjalan dengan baik. Selain itu, keakuratan dalam perhitungan juga berkontribusi pada keberhasilan proyek dan penggunaan sumber daya\u00a0 efisien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya dari Troben, Anda dapat mengaksesnya melalui <a href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/\">Blog Troben<\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Di sana, Anda akan temukan informasi bermanfaat serta berguna bagi hidup Anda. Jika Anda membutuhkan pegniriman beton, silahkan <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=app.trawlbens.customer&amp;hl=id&amp;gl=US\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Download Aplikasi<\/a> Troben Sekarang Juga!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di dalam dunia konstruksi, beton menjadi salah satu material andalan untuk kekuatan beserta keawetannya terhadap sebuah proyek bangunan. Cara menghitung<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":18598,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[183],"tags":[267,264],"class_list":["post-13330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-logistik","tag-beton","tag-cara-menghitung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13330"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13330\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}