{"id":16639,"date":"2024-06-30T07:08:07","date_gmt":"2024-06-30T00:08:07","guid":{"rendered":"https:\/\/troben.id\/blog\/?p=16639"},"modified":"2024-07-06T11:10:03","modified_gmt":"2024-07-06T04:10:03","slug":"cara-menghitung-kubikasi-cargo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-kubikasi-cargo\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Menghitung Kubikasi Cargo? Cek Di Sini!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah Anda, saat melakukan pengiriman cargo, ada hitungan khusus untuk mengetahui biaya pengirimannya. Untuk kirim barang cargo, Anda perlu menghitung kubikasi cargo. Lalu bagaimana cara menghitung kubikasi cargo?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melakukan pengiriman, ada tiga jalur yang bisa dipilih seperti jalur darat, laut, maupun udara, sehingga rumus volume ketiganya pun berbeda. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap cara menghitung kubikasi cargo. Jadi, yuk baca terus artikel dibawah ini!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/pemasangan-bubble-wrap-yang-benar\/\" aria-label=\"\u201c5 Cara Pemasangan Bubble Wrap yang Benar\u201d (Edit)\" data-abc=\"true\">5 Cara Pemasangan Bubble Wrap yang Benar<\/a><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-kubikasi-cargo\/#Apa_Itu_Kubikasi\" >Apa Itu Kubikasi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-kubikasi-cargo\/#Cara_Menghitung_Kubikasi_Cargo_yang_Benar\" >Cara Menghitung Kubikasi Cargo yang Benar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-kubikasi-cargo\/#Contoh_Menghitung_Kubikasi_Cargo\" >Contoh Menghitung Kubikasi Cargo\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Kubikasi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu Kubikasi?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas tentang cara menghitung kubikasi cargo, sebenarnya apa itu kubikasi? Kubikasi adalah konsep yang digunakan untuk menghitung biaya pengiriman berdasarkan volume barang. Melalui perhitungan kubikasi, akan ditemukan hasil dan dikonversikan menjadi biaya ongkos kirimnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika melakukan pengiriman, ada dua perhitungan yang dilakukan seperti berat aktual dan juga volume barang. Berat aktual adalah berat asli barang. Sedangkan volume barang ialah perhitungan ukurannya seperti panjang, lebar, dan tinggi kemudian dikonversikan menjadi biaya kirim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya pada perusahaan ekspedisi, barang yang dikirim akan dihitung baik berat aktual maupun volume. Kemudian, hasil yang lebih besar antara aktual dan volume barang, itulah yang akan dihitung sebagai berat barang dan dikonversikan menjadi biaya pengirimannya. Perhitungan kubikasi biasanya digunakan untuk pengusaha yang akan melakukan pengiriman dalam jumlah besar seperti kontainer. Hal ini supaya tarif pengirimannya jauh lebih murah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/6-cara-mengirim-gitar-agar-tetap-aman\/\" aria-label=\"\u201c6 Cara Mengirim Gitar Agar Tetap Aman!\u201d (Edit)\" data-abc=\"true\">6 Cara Mengirim Gitar Agar Tetap Aman!<\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Kubikasi_Cargo_yang_Benar\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menghitung Kubikasi Cargo yang Benar<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui pengertian dari apa itu kubikasi. Tentu Anda penasaran bagaimana cara menghitung kubikasi cargo?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung kubikasi cargo perlu diketahui untuk memudahkan tiap orang yang akan melakukan pengiriman cargo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika perhitungan antara kubikasi dan berat aktual ternyata lebih besar hitungan kubikasi, maka biaya pengirimannya akan dihitung dari berat kubikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghitung kubikasi cargo bervariasi tergantung jalur pengirimannya mulai dari jalur darat, laut maupun udara. Berikut ini adalah cara menghitung kubikasi cargo yang perlu diketahui :\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur Darat: panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 4.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur Laut : panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 4.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur Udara : panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 6.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Kubikasi\u00a0 :\u00a0 Panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 1.000.000<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-mengirim-piano-supaya-tetap-aman\/\" aria-label=\"\u201c5 Cara Mengirim Piano Supaya Tetap Aman Sampai Tujuan\u201d (Edit)\" data-abc=\"true\">5 Cara Mengirim Piano Supaya Tetap Aman Sampai Tujuan<\/a><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Menghitung_Kubikasi_Cargo\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Menghitung Kubikasi Cargo\u00a0<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah mengetahui bagaimana cara menghitung kubikasi cargo, sekarang kami akan memberikan contoh perhitungannya. Dengan contoh di bawah ini, bisa disesuaikan ketika Anda akan melakukan pengiriman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Contoh 1:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda melakukan pengiriman cargo menggunakan jalur laut, perhitungannya bisa melalui berat aktual maupun berat kubikasi. Bila ingin menghitung berdasarkan kubikasi, gunakan rumus ini :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Kubikasi\u00a0 :\u00a0 Panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 1.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui : Anda akan mengirim dengan panjang :\u00a0 500 cm, lebar :\u00a0 400 cm, tinggi 500 cm.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka kubikasi cargo tersebut adalah 500 x 400 x 500 : 1.000.000 = 100 cm3<\/span><\/p>\n<p><strong>Contoh 2:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda ingin melakukan pengiriman menggunakan cargo laut, gunakan rumus berikut :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Jalur Laut : panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 4.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui : Anda akan mengirim paket menggunakan cargo laut dimana paket tersebut memiliki panjang : 60 cm, lebar : 60 cm, tinggi : 60 cm.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka volume barang tersebut : 60 x 60 x 60 : 6.000 = 36 cm3<\/span><\/p>\n<p><strong>Contoh 3:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, bila Anda ingin mengirimkan paket via jalur darat dan perlu menggunakan packing kayu, bisa menggunakan rumus :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Jalur Darat: panjang (cm) x lebar (cm) x tinggi (cm) : 4.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui : Anda berencana mengirimkan paket dengan ukuran panjang :\u00a0 50 cm, lebar : 40 cm, tinggi\u00a0 : 30 cm. Jadi volume barang tersebut adalah :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Volume :\u00a0 50 cm x 40 cm x 30 cm : 4.000 = 15 cm3\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Baca juga: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-mengirim-knalpot\/\" aria-label=\"\u201c5 Cara Mengirim Knalpot Yang Aman Dan Praktis\u201d (Edit)\" data-abc=\"true\">5 Cara Mengirim Knalpot Yang Aman Dan Praktis<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian informasi tentang apa itu kubikasi dan cara menghitung kubikasi. Dengan mengetahui cara menghitung kubikasi secara benar, Anda bisa menentukan perkiraan budget kebutuhan budget saat melakukan pengiriman. Selain itu, untuk mendapatkan biaya ongkir termurah, Anda juga bisa menentukan jalur pengiriman yang diinginkan. Hitung volume mulai dari cargo darat, laut, dan udara serta hitung kubikasi, dan temukan hasil mana yang paling kecil supaya ongkirnya paling murah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara <\/span><a href=\"https:\/\/troben.id\/layanan\/jasa-pengiriman-barang\"><span style=\"font-weight: 400;\">jasa cargo murah dan aman<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Troben hadir dengan layanan pengiriman barang dengan ongkir murah dan juga memastikan paket aman sampai di tujuan. Pelanggan bisa kirim cargo ukuran kecil, sedang, sampai besar dengan berat minimum 10 kg.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layanan Troben Cargo kami memiliki berbagai keunggulan yang akan memudahkan pengiriman ke seluruh Indonesia seperti door to door service, tracking secara real time, asuransi pengiriman, dan layanan packing aman. Lakukan pengiriman cargo sekarang dengan cara unduh <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=app.trawlbens.customer&amp;hl=id&amp;pli=1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aplikasi kirim barang<\/a> Troben di Play Store atau App Store dan pilih layanan Troben Cargo!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda, saat melakukan pengiriman cargo, ada hitungan khusus untuk mengetahui biaya pengirimannya. Untuk kirim barang cargo, Anda perlu menghitung<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":20850,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[183],"tags":[234,208,289,288],"class_list":["post-16639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-logistik","tag-cara","tag-cargo","tag-kubikasi","tag-menghitung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16639"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16639\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}