{"id":17033,"date":"2024-02-06T07:56:58","date_gmt":"2024-02-06T07:56:58","guid":{"rendered":"https:\/\/troben.id\/blog\/?p=17033"},"modified":"2024-03-29T17:56:54","modified_gmt":"2024-03-29T10:56:54","slug":"penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/","title":{"rendered":"10 Ciri-Ciri Penipuan Pengiriman Paket dari Luar Negeri"},"content":{"rendered":"<p>Dunia modern telah membawa kemudahan dalam perdagangan luar negeri, tetapi dengan kecanggihan teknologi juga muncul ancaman baru dalam bentuk penipuan pengiriman paket dari luar negeri. Masyarakat global yang semakin terhubung dan tergantung pada pengiriman barang melalui perbatasan menjadi target empuk bagi para penipu yang cerdik. Dibalik layar, ada jaringan penipu yang semakin canggih dalam menyusun skema penipuan pengiriman paket dari luar negeri yang sulit dideteksi. Mereka memanfaatkan kerentanan sistem pengiriman barang luar negeri untuk mengelabui korban mereka. Dari paket tidak pernah sampai, barang palsu, hingga pembayaran biaya tambahan tak terduga, modus penipuan pengiriman paket mereka sangat bervariasi. Namun, dengan pengetahuan tepat, siapapun dapat melindungi diri mereka dari ancaman ini. Artikel ini akan menguraikan berbagai modus penipuan pengiriman paket dari luar negeri yang paling umum, serta memberikan panduan praktis tentang cara mengidentifikasi dan menghindari jebakan mengintai dalam perdagangan luar negeri.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#Ciri_Ciri_Penipuan_Pengiriman_Paket_Dari_Luar_Negeri\" >Ciri Ciri Penipuan Pengiriman Paket Dari Luar Negeri<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#1_Pendekatan_Melalui_Media_Sosial\" >1. Pendekatan Melalui Media Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#2_Menggunakan_Kurir_Palsu\" >2. Menggunakan Kurir Palsu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#3_Menggunakan_Resi_Palsu\" >3. Menggunakan Resi Palsu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#4_Meminta_Biaya_Clearance\" >4. Meminta Biaya Clearance<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#5_Penggunaan_Bahasa_yang_Tidak_Profesional\" >5. Penggunaan Bahasa yang Tidak Profesional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#6_Alamat_Email_atau_Nomor_Telepon_Tidak_Resmi\" >6. Alamat Email atau Nomor Telepon Tidak Resmi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#7_Meminta_Data_Pribadi_yang_Tidak_Perlu\" >7. Meminta Data Pribadi yang Tidak Perlu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#8_Mengklaim_Punya_Perusahaan_Importir_Pribadi\" >8. Mengklaim Punya Perusahaan Importir Pribadi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#9_Dilakukan_oleh_Dua_Orang_Pelaku\" >9. Dilakukan oleh Dua Orang Pelaku<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#10_Pelaku_Menghilang\" >10. Pelaku Menghilang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#Tips_Mengatasi_Penipuan_Pengiriman_Paket_Dari_Luar_Negeri\" >Tips Mengatasi Penipuan Pengiriman Paket Dari Luar Negeri<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#1_Jangan_Panik\" >1. Jangan Panik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#2_Jangan_Transfer_Uang_Secara_Langsung\" >2. Jangan Transfer Uang Secara Langsung<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/penipuan-pengiriman-paket-dari-luar-negeri\/#3_Konfirmasi\" >3. Konfirmasi<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Ciri_Penipuan_Pengiriman_Paket_Dari_Luar_Negeri\"><\/span><b>Ciri Ciri Penipuan Pengiriman Paket Dari Luar Negeri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Untuk mengurangi risiko menjadi korban penipuan dari luar negeri yang berdampak merugikan, penting bagi Anda untuk mengenali ciri-ciri penipuan pengiriman paket dari luar negeri. Berikut adalah beberapa ciri yang perlu Anda waspadai:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pendekatan_Melalui_Media_Sosial\"><\/span><b>1. Pendekatan Melalui Media Sosial<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penipuan pengiriman paket dari luar negeri sering kali dimulai melalui media sosial. Para pelaku akan memulai interaksi dengan korban melalui platform seperti Facebook, Instagram, atau WhatsApp. Mereka mungkin berpura-pura menjadi penjual produk eksklusif dari luar negeri atau bahkan mengklaim akan mengirimkan hadiah gratis dari luar negeri. Dalam upaya membangun kepercayaan, para pelaku sering kali sudah memiliki informasi pribadi korban, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, bahkan alamat tempat tinggal atau usaha. Hal ini membuat penawaran mereka terlihat meyakinkan dan membuat korban rentan. Penipu juga dapat menyamar sebagai rekan bisnis potensial yang menawarkan kesempatan kerjasama yang menguntungkan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk tetap waspada jika mendapatkan permintaan interaksi atau penawaran yang mencurigakan melalui media sosial, terutama jika Anda jarang aktif di platform tersebut. <strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menulis-alamat-paket-yang-benar-dan-tepat\/\">Cara Menulis Alamat Paket Pengiriman Barang yang Benar<\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menggunakan_Kurir_Palsu\"><\/span><b>2. Menggunakan Kurir Palsu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penipuan pengiriman paket dari luar negeri seringkali melibatkan minimal dua pelaku. Salah satunya akan mendekati korban secara personal, mengumpulkan informasi pribadi, dan merayu korban. Kemudian, pelaku kedua bertindak sebagai kurir palsu yang mengirimkan barang. Ketika korban yakin bahwa paket dari luar negeri akan dikirimkan, kurir palsu akan ditunjuk, menciptakan ilusi bahwa barang sedang dalam proses pengiriman kepada korban.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menggunakan_Resi_Palsu\"><\/span><b>3. Menggunakan Resi Palsu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Selain kurir palsu, penipuan pengiriman paket dari luar negeri juga sering melibatkan penggunaan resi palsu. Pelaku akan menciptakan resi palsu yang terlihat autentik dan mengirimkannya kepada korban. Karena resi tersebut tampak nyata, korban seringkali dipercaya bahwa pengiriman telah dilakukan. Oleh karena itu, penting bagi korban untuk selalu melakukan verifikasi atas keaslian resi pengiriman barang yang diterimanya. Pastikan juga bahwa perusahaan pengiriman barang yang disebut dalam resi tersebut benar-benar ada dan terpercaya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Meminta_Biaya_Clearance\"><\/span><b>4. Meminta Biaya Clearance<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Salah satu ciri khas penipuan pengiriman paket dari luar negeri adalah permintaan pembayaran biaya clearance. Pelaku akan berdalih bahwa barang sudah tiba di Indonesia, tetapi kurir tidak dapat melanjutkan pengirimannya karena biaya clearance belum dibayar. Korban kemudian diminta untuk membayar sejumlah biaya melalui transfer ke rekening atau akun pelaku. Biasanya, jumlah biaya yang diminta cukup besar, terutama jika penipuan tersebut disisipi dengan modus hadiah. Korban kadang-kadang dipaksa untuk membayar sejumlah uang terlebih dahulu sebelum mendapatkan barangnya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Penggunaan_Bahasa_yang_Tidak_Profesional\"><\/span><b>5. Penggunaan Bahasa yang Tidak Profesional<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penipuan paket dari luar negeri seringkali teridentifikasi dari penggunaan bahasa yang tidak profesional oleh pelaku. Saat pelaku mengirimkan pesan melalui media sosial atau email, perhatikan gaya bahasa yang digunakan. Jika terdapat kesalahan tata bahasa, typo, atau kesalahan grammar, maka perlu diwaspadai. Sebagai contoh, saat pelaku berusaha menyamar sebagai perusahaan atau bank tertentu, seharusnya bahasa yang digunakan layaknya sebuah institusi profesional. Jika terlihat kacau dan tidak terstruktur, bisa jadi itu adalah tindakan penipuan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Alamat_Email_atau_Nomor_Telepon_Tidak_Resmi\"><\/span><b>6. Alamat Email atau Nomor Telepon Tidak Resmi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Penipuan melalui pesan WhatsApp, email, atau telepon dari luar negeri juga perlu diwaspadai jika berasal dari alamat email atau nomor telepon yang tidak resmi. Pelaku seringkali menggunakan alamat email atau nomor telepon yang tidak terverifikasi atau resmi. Sebagai perusahaan yang serius ingin menjalin kerja sama atau mengirimkan hadiah, seharusnya menggunakan email dan nomor telepon resmi yang mudah diverifikasi. Jika pelaku menggunakan alamat email perorangan atau nomor telepon dengan domain yang tidak jelas, perlu untuk dicurigai.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Meminta_Data_Pribadi_yang_Tidak_Perlu\"><\/span><b>7. Meminta Data Pribadi yang Tidak Perlu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kewaspadaan harus ditingkatkan ketika pelaku meminta data pribadi yang tidak relevan atau di luar kebutuhan yang masuk akal. Biasanya, data pribadi yang diminta hanya sebatas KTP dan alamat email. Namun, jika pelaku meminta informasi lebih sensitif seperti foto KTP, nomor kartu debit, atau password tertentu, itu adalah indikasi kuat bahwa Anda sedang ditargetkan oleh penipu. Jangan pernah memberikan informasi pribadi yang sensitif kepada pihak yang tidak terpercaya.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Mengklaim_Punya_Perusahaan_Importir_Pribadi\"><\/span><b>8. Mengklaim Punya Perusahaan Importir Pribadi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pelaku seringkali mengaku memiliki perusahaan importir pribadi sebagai bagian dari skema penipuan mereka. Mereka menghindari mencatut nama perusahaan importir yang dikenal untuk menghindari pelaporan kepada pihak berwajib. Hal ini juga bertujuan untuk mengelabui korban agar percaya pada keabsahan mereka. Untuk menghindari jebakan ini, pastikan untuk melakukan penelusuran terhadap perusahaan importir yang mereka klaim. Periksa keberadaan dan legalitas perusahaan tersebut sebelum melanjutkan transaksi apapun.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Dilakukan_oleh_Dua_Orang_Pelaku\"><\/span><b>9. Dilakukan oleh Dua Orang Pelaku<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebagaimana dibahas sebelumnya, penipuan paket luar negeri seringkali melibatkan dua orang pelaku. Satu orang bertugas untuk mengumpulkan informasi dan merayu korban dengan berbagai iming-iming, sementara pelaku lain menyamar sebagai kurir atau pemilik jasa kurir pribadi. Mereka berusaha untuk membuat layanan pengiriman paket terlihat meyakinkan meskipun sebenarnya tidak aman atau legal. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada terhadap modus operandi seperti ini dan melakukan verifikasi sebelum melanjutkan transaksi apapun.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Pelaku_Menghilang\"><\/span><b>10. Pelaku Menghilang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah korban mentransfer biaya clearance, seringkali pelaku akan menghilang tanpa jejak. Korban ditinggalkan dalam keadaan sulit karena sulit melakukan verifikasi dengan pihak bank atau kurir terkait status pengiriman paket. Karena perbedaan negara, proses verifikasi bank bisa memakan waktu yang cukup lama. Namun, saat itulah uang korban sudah diambil oleh pelaku dan barang yang dijanjikan tidak kunjung sampai ke tangan korban. Kesulitan melakukan verifikasi juga disebabkan oleh sulitnya menghubungi pelaku setelah mereka menghilang, serta terbatasnya wewenang pihak berwenang untuk menindak pelaku di luar negeri. Akibatnya, korban sering kali harus menanggung kerugian finansial yang signifikan, sementara harapan untuk mendapatkan pengembalian atau kompensasi terhadap kerugian tersebut sangat tipis. Hal ini menunjukkan betapa merasakannya dampak dari penipuan pengiriman paket luar negeri, yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga secara emosional bagi korban. Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam setiap transaksi online, terutama yang melibatkan penipuan pengiriman paket dari luar negeri.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Mengatasi_Penipuan_Pengiriman_Paket_Dari_Luar_Negeri\"><\/span><b>Tips Mengatasi Penipuan Pengiriman Paket Dari Luar Negeri<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Selain mengungkapkan berbagai bentuk modus penipuan yang terjadi, Bea Cukai juga memberikan tiga langkah penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan mengetahui cara bertindak jika menjadi korban penipuan pengiriman paket dari luar negeri. Berikut adalah tiga tip ampuh yang disarankan:<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Jangan_Panik\"><\/span><b>1. Jangan Panik<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bea Cukai menekankan agar masyarakat tidak panik saat menemui indikasi penipuan pengiriman paket dari luar negeri. Terutama ketika oknum penipu menggunakan taktik intimidasi dan ancaman, seperti denda besar, penangkapan oleh petugas, atau ancaman hukuman penjara. Dalam situasi ini, penting untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jangan_Transfer_Uang_Secara_Langsung\"><\/span><b>2. Jangan Transfer Uang Secara Langsung<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya yang ditekankan oleh Bea Cukai adalah untuk tidak segera mentransfer uang ke rekening yang disebutkan oleh oknum penipu. Semua pembayaran bea dan cukai memiliki jangka waktu tertentu sebelum jatuh tempo. Oleh karena itu, penting untuk tidak langsung memenuhi permintaan transfer yang tidak terduga. Lebih penting lagi, pembayaran pungutan negara atas barang kiriman akan menggunakan nomor billing dengan tujuan kas negara. Bea Cukai tidak akan memberikan nomor rekening atas nama pribadi kepada masyarakat untuk bertransaksi.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Konfirmasi\"><\/span><b>3. Konfirmasi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum melakukan transfer uang, masyarakat disarankan untuk menggunakan waktu yang ada untuk mengonfirmasi kebenaran informasi dengan <a href=\"https:\/\/www.beacukai.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bea Cukai<\/a>. Ini bisa dilakukan melalui contact center Bravo Bea Cukai melalui telepon di nomor 1500225, live chat noni Bravo Bea Cukai, atau melalui media sosial @bravobeacukai. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan rekening yang disebutkan oleh oknum penipu secara mandiri melalui situs cekrekening.id, yang merupakan situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Situs ini akan menampilkan informasi tentang nama pemilik rekening, status verifikasi, dan jika terindikasi telah melakukan penipuan, jumlah pelaporan yang telah dilakukan. Dengan mengikuti langkah-langkah cara mengatasi penipuan pengiriman paket dari luar negeri ini, diharapkan masyarakat dapat melindungi diri mereka sendiri dari ancaman penipuan. Menjaga kewaspadaan dan melakukan verifikasi adalah kunci untuk menghindari menjadi korban penipuan pengiriman dari luar negeri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia modern telah membawa kemudahan dalam perdagangan luar negeri, tetapi dengan kecanggihan teknologi juga muncul ancaman baru dalam bentuk penipuan<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":18859,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[183],"tags":[257,236],"class_list":["post-17033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-logistik","tag-paket","tag-pengiriman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}