{"id":22210,"date":"2024-12-12T14:50:54","date_gmt":"2024-12-12T07:50:54","guid":{"rendered":"https:\/\/troben.id\/blog\/?p=22210"},"modified":"2024-12-12T14:50:54","modified_gmt":"2024-12-12T07:50:54","slug":"cara-menghitung-rumus-volume-barang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/","title":{"rendered":"Rahasia Menghitung Rumus Volume Barang agar Biaya Kirim Lebih Murah!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Anda mengirim barang dan merasa biaya kirimnya terlalu mahal, meskipun barang tersebut sebenarnya ringan? Mungkin ini karena barang Anda dihitung berdasarkan rumus volume, bukan beratnya saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan ini penting untuk menentukan ruang kargo yang dibutuhkan. Dengan memahami cara menghitung volume, Anda bisa menghemat biaya kirim. Pengetahuan ini juga membantu memilih layanan pengiriman yang tepat. Yuk, pelajari lebih lanjut agar pengiriman barang Anda jadi lebih efisien!<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#Cara_Menghitung_Rumus_Volume_Barang\" >Cara Menghitung Rumus Volume Barang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#1_Rumus_Volume_Pengiriman_via_Udara\" >1. Rumus Volume Pengiriman via Udara<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#2_Rumus_Volume_Pengiriman_via_Darat_dan_Laut\" >2. Rumus Volume Pengiriman via Darat dan Laut<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#3_Rumus_Volume_Kubikasi_Packing_Kayu\" >3. Rumus Volume Kubikasi Packing Kayu<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#Fungsi_Menghitung_Rumus_Volume_Barang_dalam_Ekspedisi\" >Fungsi Menghitung Rumus Volume Barang dalam Ekspedisi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#1_Meningkatkan_Efisiensi_Ruang_Kargo\" >1. Meningkatkan Efisiensi Ruang Kargo<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#2_Memilih_Kendaraan_Pengiriman_yang_Tepat\" >2. Memilih Kendaraan Pengiriman yang Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#3_Menentukan_Ongkos_Kirim_yang_Lebih_Akurat\" >3. Menentukan Ongkos Kirim yang Lebih Akurat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/troben.id\/blog\/cara-menghitung-rumus-volume-barang\/#4_Mengatur_Perencanaan_Logistik_Secara_Keseluruhan\" >4. Mengatur Perencanaan Logistik Secara Keseluruhan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Rumus_Volume_Barang\"><\/span><b>Cara Menghitung Rumus Volume Barang<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa metode rumus volume perhitungan barang yang dilakukan pada jasa pengiriman barang. Cara ini bisa dilakukan berdasarkan rute pengiriman yang Anda lakukan. Apa saja itu?<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rumus_Volume_Pengiriman_via_Udara\"><\/span><b>1. Rumus Volume Pengiriman via Udara<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pengiriman via udara, perhitungan volume barang menggunakan rumus yang berbeda dari pengiriman darat dan laut. Perhitungan ini menghasilkan nilai yang lebih kecil, karena pengiriman udara memiliki standar lebih ketat. Rumus yang digunakan untuk menghitung volume pengiriman udara adalah:<\/span><\/p>\n<p><b>Panjang x Lebar x Tinggi \u00f7 6000<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalkan sebuah barang memiliki ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, maka volumenya dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">50 x 50 x 50 \u00f7 6000 = 20,8 kg, yang dibulatkan menjadi 21 kg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, meskipun berat asli barang mungkin lebih ringan, berat volume yang berlaku untuk pengiriman udara adalah 21 kg.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Rumus_Volume_Pengiriman_via_Darat_dan_Laut\"><\/span><b>2. Rumus Volume Pengiriman via Darat dan Laut<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk pengiriman menggunakan jalur darat dan laut, rumus perhitungan volume berbeda. Dalam perhitungan ini, setelah barang ditimbang, kita mengukur panjang, lebar, dan tinggi barang untuk menentukan volume. Rumus perhitungan yang digunakan adalah:<\/span><\/p>\n<p><b>Panjang x Lebar x Tinggi \u00f7 4000<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika barang memiliki ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, maka volumenya dihitung dengan rumus:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">50 x 50 x 50 \u00f7 4000 = 31,25 kg, yang dibulatkan menjadi 31 kg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, meskipun berat asli barang 10 kg, berat volume yang dihitung berdasarkan rumus kubikasi ini adalah 31 kg, sehingga biaya pengiriman dihitung berdasarkan berat volume, bukan berat asli.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Rumus_Volume_Kubikasi_Packing_Kayu\"><\/span><b>3. Rumus Volume Kubikasi Packing Kayu<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika barang yang akan dikirim memerlukan packing kayu, perhitungan kubikasi akan sedikit berbeda. Setiap sisi barang akan ditambah 7 cm untuk menghitung volume yang lebih besar akibat kemasan. Misalnya, barang dengan ukuran 33 cm x 23 cm x 23 cm yang membutuhkan packing kayu. Ukuran barang tersebut setelah ditambah dengan packing kayu menjadi 40 cm x 30 cm x 30 cm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitung kubikasi, kita menggunakan rumus yang sama, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><b>Panjang x Lebar x Tinggi \u00f7 1.000.000<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">40 cm x 30 cm x 30 cm \u00f7 1.000.000 = 0,036 m3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, volume barang yang akan dikirim dengan packing kayu adalah 0,036 m3.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Menghitung_Rumus_Volume_Barang_dalam_Ekspedisi\"><\/span><b>Fungsi Menghitung Rumus Volume Barang dalam Ekspedisi<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia ekspedisi, perhitungan volume barang atau kubikasi memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan pengiriman berjalan lebih efisien dan terorganisir. Kubikasi tidak hanya mempengaruhi biaya pengiriman tetapi juga efisiensi penggunaan ruang kargo serta pemilihan kendaraan yang tepat untuk pengiriman.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Meningkatkan_Efisiensi_Ruang_Kargo\"><\/span><b>1. Meningkatkan Efisiensi Ruang Kargo<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan kubikasi membantu perusahaan ekspedisi mengoptimalkan penggunaan ruang dalam kargo. Dengan mengetahui rumus volume barang secara akurat, perusahaan dapat menata barang dengan lebih rapi dan efisien sehingga tidak ada ruang yang terbuang sia-sia. Ini memungkinkan pengangkutan lebih banyak barang dalam satu perjalanan, mengurangi frekuensi pengiriman dan menghemat biaya operasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, penataan yang baik juga meminimalkan risiko kerusakan barang selama perjalanan. Efisiensi ruang kargo ini tidak hanya menguntungkan perusahaan ekspedisi tetapi juga pelanggan, karena barang dapat dikirim lebih cepat dan aman. Dengan cara ini, perhitungan kubikasi menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas logistik.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memilih_Kendaraan_Pengiriman_yang_Tepat\"><\/span><b>2. Memilih Kendaraan Pengiriman yang Tepat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kubikasi juga membantu perusahaan ekspedisi menentukan jenis kendaraan yang paling sesuai untuk pengiriman barang. Barang dengan volume besar mungkin memerlukan truk besar atau pesawat kargo, sementara barang berukuran kecil lebih cocok diangkut dengan kendaraan yang lebih hemat bahan bakar. Pemilihan kendaraan yang tepat memastikan pengiriman berjalan lebih efisien dan sesuai jadwal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kendaraan yang sesuai juga membantu menjaga keamanan barang selama perjalanan. Dengan menggunakan perhitungan kubikasi, perusahaan dapat merencanakan logistik dengan lebih efektif, mengurangi risiko keterlambatan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menentukan_Ongkos_Kirim_yang_Lebih_Akurat\"><\/span><b>3. Menentukan Ongkos Kirim yang Lebih Akurat<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan volume barang memungkinkan penentuan biaya pengiriman yang lebih transparan dan adil. Dalam banyak kasus, ongkos kirim ditentukan berdasarkan volume barang, bukan hanya beratnya. Hal ini penting karena barang yang ringan tetapi memiliki ukuran besar tetap memakan lebih banyak ruang dalam kargo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, barang berat dengan volume kecil mungkin dikenakan tarif lebih murah. Dengan perhitungan yang tepat, pelanggan bisa menghemat biaya pengiriman, terutama untuk barang-barang dengan volume kecil. Di sisi lain, perusahaan ekspedisi dapat menjaga keadilan tarif untuk semua jenis barang, meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang diberikan.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Mengatur_Perencanaan_Logistik_Secara_Keseluruhan\"><\/span><b>4. Mengatur Perencanaan Logistik Secara Keseluruhan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kubikasi tidak hanya berfungsi untuk menentukan biaya dan efisiensi ruang kargo tetapi juga mempengaruhi perencanaan logistik secara keseluruhan. Dengan data rumus volume barang, perusahaan ekspedisi dapat memperkirakan jumlah barang yang bisa diangkut dalam satu kali perjalanan dan menyusun jadwal pengiriman dengan lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kubikasi membantu perusahaan mengantisipasi kebutuhan sumber daya tambahan seperti kendaraan, tenaga kerja, atau waktu pengiriman. Perencanaan yang matang ini penting untuk menghindari keterlambatan pengiriman atau kelebihan muatan yang dapat merugikan pelanggan. Secara keseluruhan, perhitungan kubikasi memainkan peran sentral dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas layanan ekspedisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung rumus volume barang dalam ekspedisi adalah langkah penting untuk memastikan pengiriman yang efisien, ekonomis, dan tepat sasaran. Dengan memahami pentingnya kubikasi, Anda dapat merencanakan pengiriman barang dengan lebih cermat dan menghindari biaya yang tidak perlu. <\/span><\/p>\n<p><strong>Jika Anda mencari<a href=\"https:\/\/troben.id\/layanan\/jasa-pengiriman-barang\"> jasa pengiriman barang<\/a> terpercaya, Troben hadir untuk membantu Anda dengan layanan pengiriman yang aman, cepat, dan transparan. Unduh <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=app.trawlbens.customer&amp;hl=id&amp;pli=1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aplikasi Kirim Barang<\/a> Troben di Play Store atau App Store sekarang, dan nikmati kemudahan pengiriman barang hanya dalam genggaman Anda!<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda mengirim barang dan merasa biaya kirimnya terlalu mahal, meskipun barang tersebut sebenarnya ringan? Mungkin ini karena barang Anda<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":22211,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[183],"tags":[237,236,620],"class_list":["post-22210","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-logistik","tag-barang","tag-pengiriman","tag-rumus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22210","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22210"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22210\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22211"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/troben.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}