Home » Seputar Logistik » Apa Itu Stuffing Container? Ketahui Prosedur Tipsnya!

Apa Itu Stuffing Container? Ketahui Prosedur Tipsnya!

Apa itu stuffing container

Mengenal istilah apa itu stuffing container adalah salah satu proses pengiriman menggunakan kontainer dalam logistik. Istilah ini sudah cukup banyak dikenal dalam aktivitas logistik untuk memproses perpindahan barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Tentunya, istilah ini wajib dipahami sehingga mengetahui informasi mengenai proses pemuatan barang dengan baik. Berikut simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini!

Apa Itu Stuffing Container?

Memahami apa itu stuffing container sebenarnya cukup mudah. Istilah ini merupakan proses memuat barang ke dalam kontainer untuk diangkut dan dikirim ke alamat tujuan. Aktivitas ini dapat juga diartikan sebagai pekerjaan memuat muatan ke dalam peti kemas.
Sekilas, proses ini terlihat sederhana di mana tugas pada pekerjaan pemuat barang hanya meletakkan barang ke dalam penyimpanan kontainer saja. Padahal, tujuan dari prosedur ini juga bisa lebih dari itu. Proses apa itu stuffing container sangat penting karena akan mempengaruhi optimalisasi kapasitas dan muatan barang.

 

Baca Juga: Stripping Container: Pengertian, Fungsi, dan Prosedur

Prosedur Stuffing Container

Ada beberapa tahapan yang perlu Anda pahami dari prosedur apa itu stuffing container. Prosedur ini tentu harus dijalani dengan tepat agar proses muatan barang ke dalam kontainer bisa berjalan dengan lancar.

1. Persiapan

Pada prosedur tahap ini, pihak berwenang setidaknya harus menyiapkan beberapa jenis dokumen penting terkait barang yang akan dimuat ke dalam peti kemas. Kelengkapan dokumen ini meliputi dokumen integritas sebagai referensi dalam proses pemuatan barang. Persiapan dokumen ini bertindak sebagai alat kontrol untuk mengisi data yang dimuat ke dalam kontainer yang mana informasi antara dokumen dan muatan barang harus sesuai.

2. Pengisian

Setelah tahap persiapan dan daftar item yang akan dimuat selesai, maka barang dapat segera diangkut ke dalam container. Pada tahap ini, petugas stuffing container haruslah melakukan beberapa hal untuk memastikan pengiriman barang berjalan dengan aman.
Pekerjaan ini meliputi perhitungan jumlah muatan yang dimasukkan ke dalam kontainer. Selanjutnya, pemeriksaan nomor payload untuk mencocokkan ke daftar dan memastikan catatan pengiriman sudah lengkap.
Pengecekan secara berulang juga perlu dilakukan untuk memastikan pengiriman yang menyertakan sampel telah dimuat. Setelah proses pengisian selesai, muatan barang dapat segera ditutup atau disegel.

3. Penyelesaian

Setelah tahap pengisian selesai dan seluruh muatan sudah berada di dalam peti kemas, petugas dapat segera melakukan penutupan. Pada tahap ini, seluruh dokumen yang sudah diperiksa juga dapat diserahkan kepada pengemudi yang bertugas. Kemudian, pengiriman akan dilengkapi dengan faktur tambahan sebagai bahan laporan bahwa proses apa itu stuffing container sudah selesai dilakukan.

 

Baca Juga: Mengenal Apa itu Container Beserta Jenisnya!

Tips Stuffing Container dengan Aman

Prosedur pelaksanaan stuffing container tidak hanya memastikan semua muatan masuk ke dalam kontainer. Tetapi ruang lingkup pekerjaan ini juga harus memastikan keamanan barang yang diangkut untuk dikirim ke alamat tujuan. Untuk itu, ketahui juga apa saja tips yang harus dilakukan agar proses stuffing container berjalan dengan aman!

1. Perhatikan Penggunaan Kontainer Sesuai dengan Jenis Muatan

Tips pertama, pastikan kontainer yang akan digunakan tidak akan memicu bau tajam apabila dipenuhi dengan muatan barang. Cara ini bisa diperhatikan dengan menggunakan kontainer tertentu sesuai dengan jenis muatan yang akan diangkut.
Seperti contoh, apabila hendak mengangkut ikan rendah lemak, Anda bisa menggunakan cold storage. Hal ini dikarenakan kontainer yang dilengkapi dengan cold storage pada proses apa itu stuffing container dapat mencegah keluarnya bau tidak sedap pada ikan.

2. Cek Kondisi Kontainer

Tips selanjutnya adalah memeriksa kondisi kontainer sebelum digunakan untuk memuat barang. Pengecekan ini meliputi pemeriksaan body container di setiap sudut atau sisi komponen.
Maka dari itu, pastikan kontainer yang digunakan tidak memiliki lubang di sekitar dinding. Kemudian, cek juga bagian pintu apakah bisa tertutup dengan rapat atau tidak. Pada tahap ini, pastikan kontainer layak digunakan selama pengiriman.

3. Periksa Kondisi Muatan Barang

Setelah mengecek kontainer dapat berfungsi dengan aman, selanjutnya periksa kondisi muatan barang yang diangkut. Pemeriksaan apa itu stuffing container biasanya meliputi pengecekan kemasan, tanggal kadaluarsa, dan kelayakan barang sebelum dikirim ke alamat tujuan.
Jika kondisi muatan barang dalam keadaan baik, maka barang bisa dimasukkan ke dalam kontainer dan disusun secara rapi. Setelah semua muatan tersusun dengan rapi di dalam kontainer, langkah selanjutnya lakukan penyegelan agar barang bisa segera diangkut.

Demikian penjelasan tentang apa itu stuffing container yang sangat penting untuk kelancaran pendistribusian barang lebih efisien. Hal ini tentu perlu diperhatikan terutama jika pekerjaan Anda terlibat erat dengan aktivitas logistik dengan muatan besar.
Pengiriman menggunakan kontainer, seringkali menjadi pilihan terutama untuk angkut barang menggunakan transportasi laut. Sebab, beberapa fasilitas yang dimilikinya mampu menjaga kualitas muatan serta menjaga ketahanan barang dari kerusakan.
Jika Anda membutuhkan jasa pengiriman barang, Troben menjadi solusi paling tepat untuk kirim barang menggunakan kontainer. Menghadirkan berbagai pilihan layanan yang lengkap, transaksi Troben kini lebih mudah dengan unduh aplikasi kirim barang di Play Store dan Appstore!

Yuk, klik banner ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pendaftaran driver truk Troben

Cek Tarif Troben!

Dapatkan tarif kirim barang, mobil, motor hingga sewa truk dengan harga termurah cuman di Troben. Saatnya buktikan sendiri!

Bagikan artikel