Home » Bisnis » 9 Cara Memulai Bisnis Thrifting, Peluang Cuan Menjanjikan!

9 Cara Memulai Bisnis Thrifting, Peluang Cuan Menjanjikan!

Bisnis thrifting

Jika Anda menyukai berbagai macam barang antik dan klasik, mungkin Anda sudah tidak asing ketika mendengar istilah thrifting. Bisnis yang sedang tren dalam beberapa tahun ini memiliki peluang menarik bagi para pengusaha untuk meraih penghasilan yang menguntungkan.

Seperti yang diketahui bisnis thrifting adalah kegiatan usaha yang menawarkan produk utamanya dalam kondisi bekas yang berkualitas atau masih layak pakai. Konteks barang yang dijual pun cukup beragam mulai dari barang antik, peralatan rumah tangga, alat elektronik, hingga aksesoris dan pakaian.

Peluang Bisnis Thrifting

Tren thrifting hingga saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat, khususnya anak muda. Pasalnya, mereka bisa mendapatkan berbagai jenis produk dari brand ternama dengan harga yang sangat terjangkau.

Tidak hanya sekedar itu, tren beli baju bekas ini juga bisa mendukung keberlanjutan lingkungan. Dimana bisnis ini bisa membantu masalah lingkungan dan mengurangi imbas industri tekstil yang memproduksi produk fast fashion.

Seiring bertambahnya permintaan pasar, jual beli produk fashion bekas bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Mengandalkan strategi penjualan melalui media sosial sehingga mampu menarik konsumen dari berbagai kalangan.

Melihat peluang bisnis ini yang cukup besar, tentu ada banyak cara yang harus Anda lakukan untuk memulai bisnis thrifting. Apa saja itu? Simak penjelasan lebih lanjut pada paragraf berikut ini!

 

Baca Juga: 8 Tips Bisnis Grosir Sepatu Berkualitas dan Menguntungkan!

Cara Memulai Bisnis Thrifting

Beberapa cara memulai usaha thrift perlu Anda ketahui dengan melakukan langkah-langkah seperti berikut ini.

1. Riset Peluang dan Permintaan Pasar

Cara paling pertama untuk memulai usaha thrift adalah dengan melakukan riset terlebih dahulu dari peluang bisnis yang ada. Hal ini berguna untuk memudahkan Anda dalam menentukan target pasar yang akan disasar.

Tahap ini juga meliputi pengamatan seperti apa permintaan yang banyak dicari saat ini di pasar. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk menentukan jenis produk yang akan ditawarkan ke target konsumen Anda.

2. Pilih Supplier Berkualitas

Langkah selanjutnya adalah pertimbangkan untuk memilih calon supplier yang berkualitas terutama jika Anda banyak mencari pemasok dari luar negeri. Dengan memilih supplier berkualitas, ini juga bisa mendukung bisnis Anda berjalan dengan lancar.

Alternatif lainnya, Anda juga bisa mencari supplier yang menawarkan paket reseller untuk mencoba usaha dari awal. Mereka akan menyiapkan beberapa karung yang berisi barang siap jual dan Anda tinggal fokus memasarkannya saja.

3. Buat Nama Brand

Langkah selanjutnya untuk memulai bisnis thrifting adalah membuat nama untuk brand Anda sendiri. Buatlah konsep atau nama yang menarik sehingga mudah diingat oleh para pelanggan.

Anda juga bisa menambahkan slogan yang menarik agar branding dalam bisnis Anda bisa menarik perhatian di pasar. Penting juga untuk menggunakan logo agar bisnis Anda semakin dikenal oleh target konsumen.

4. Foto Produk

Foto produk adalah elemen penting yang wajib Anda miliki terutama jika bisnis banyak dipasarkan secara online. Meski menjual produk bekas, bisnis Anda tetap harus dikemas dengan menampilkan foto-foto produk yang menarik.

Untuk melakukan foto produk pun bisa menggunakan alat sederhana di rumah saja. Yang terpenting, pastikan pencahayaan, tata letak barang, dan cara pengambilan foto produk bisa membuat tampilan produk menjadi bagus.

5. Tentukan Harga Jual

Selain mempersiapkan foto produk, pastinya Anda juga harus menentukan harga jual dari produk yang ditawarkan. Mengingat jenis produk yang akan dijual dalam kondisi bekas, pastikan harga yang ditawarkan seimbang dengan kualitasnya.

Jika produk yang dijual tidak memiliki defect atau tanda-tanda kerusakan, Anda bisa menjualnya dengan harga yang cukup tinggi. Namun, jika produk tersebut memiliki banyak defect, sesuaikan dengan harga yang lebih terjangkau dan beri penjelasan mengenai kondisi barang di dalam deskripsi produk.

6. Buat Strategi Pemasaran

Jika Anda berencana untuk menjual produk thrifting secara online, buat lah strategi pemasaran yang efektif di media sosial. Beberapa alat yang wajib untuk mempromosikan bisnis Anda adalah dengan mengandalkan media sosial, e-commerce, dan website.

Setelah itu, buatlah strategi yang sesuai dengan target konsumen agar promosi produk menyasar ke target yang tepat. Misalnya, jika target konsumen Anda berfokus pada anak muda, Anda bisa menggunakan aplikasi TikTok sebagai media pemasarannya. Namun, jika produk Anda menyasar ke orang tua. aplikasi seperti Facebook bisa menjadi pilihan yang sesuai.

 

Baca Juga: 7 Bisnis Rumahan yang Menjanjikan

7. Buat Konten Menarik

Bisnis thrifting secara online tentunya harus menyajikan berbagai konten yang menarik dan menghibur audiens. Namun konten ini tidak harus berbentuk promosi saja, Anda bisa membuat sudut pandang yang berbeda untuk menarik perhatian sehingga konten Anda banyak diminati audiens.

Untuk meningkatkan peluang penjualan lebih besar, Anda bisa membuat konten yang interaktif dan melibatkan audiens.Pastikan Anda juga memberikan efek yang signifikan untuk bisnis pakaian bekas. 

8. Pilih Packaging yang Menarik

Kemasan bisa juga menjadi media promosi yang efektif agar suatu brand semakin dikenal oleh konsumen. Maka dari itu, Anda bisa menggunakan beberapa pilihan packaging yang menarik untuk mengirimkan produk ke konsumen.

Perhatikan juga pemilihan bahan kemasan yang pada produk bisnis thrift Anda. Hal ini untuk memastikan agar barang sampai dengan aman dan selamat ke konsumen.

9. Kirim Barang dengan Aman

Penggunaan kemasan yang aman harus juga didukung dengan memilih layanan ekspedisi yang tepat. Terlebih jika konsumen Anda memesan dalam jumlah banyak, sehingga pengiriman harus menggunakan ekspedisi kargo dengan muatan besar. 

Oleh karena itu untuk mengirim barang dengan aman, pastikan Anda berlangganan menggunakan jasa ekspedisi terpercaya. Langkah ini juga menjamin barang Anda bisa sampai dengan cepat.

Itu dia penjelasan mengenai beberapa cara memulai bisnis thrifting yang bisa Anda lakukan di rumah. Peluang bisnis ini dijamin bisa meraih keuntungan yang cukup besar mengingat permintaan pasarnya yang sangat tinggi.

Jika Anda ingin memulai bisnis thrifting, jangan lupa untuk mengandalkan Troben sebagai jasa pengiriman barang terpercaya untuk bisnis Anda. Menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan untuk melakukan pengiriman antar kota hingga antar pulau. Segera download aplikasi kirim barang di Troben sekarang juga!

 

Yuk, klik banner ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pendaftaran driver truk Troben

Cek Tarif Troben!

Dapatkan tarif kirim barang, mobil, motor hingga sewa truk dengan harga termurah cuman di Troben. Saatnya buktikan sendiri!

Bagikan artikel