Home » Seputar Logistik » Mother Vessel: Pengertian, Fungsi Peran Pentingnya

Mother Vessel: Pengertian, Fungsi Peran Pentingnya

Pengertian dan fungsi mother vessel

Vessel adalah kapal khusus yang digunakan untuk mengangkut peti kemas berukuran besar. Kapal ini terbagi lagi menjadi beberapa tip diantaranya Mother Vessel dan Feeder Vessel.

Meski keduanya masih dikategorikan sebagai vessel, namun masing-masing memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Pada artikel kali ini, akan membahas lebih dalam tentang apa itu mother vessel. Simak penjelasan selengkapnya di bawah berikut ini!

Pengertian Mother Vessel

Mother Vessel adalah kapal yang berukuran besar daripada kapal pengumpan yang mampu menampung ribuan kontainer untuk sekali perjalanan. Karena ukurannya yang sangat besar, kapal ini hanya menyediakan jasa angkutan laut antar pelabuhan besar.

Desain kapal ini dirancang secara khusus untuk mengangkut barang dalam jumlah banyak. Sehingga, daya angkut kapalnya pun bisa mencapai ratusan ton muatan barang.

Adapun ukuran kapal ini biasanya memiliki panjang lebih dari 300 meter dan lebar 40 meter. Bentuk kapalnya pun cukup efisien sehingga mampu membawa banyak muatan dan tersedia beberapa dek untuk penyimpanan.

Kapal ini juga memiliki konfigurasi kargo yang dikombinasikan dengan beberapa fasilitas dan peralatan tambahan. Hal ini untuk memudahkan pergerakan barang-barang jauh lebih efisien.

 

Baca Juga: Vessel Adalah: Pengertian, Jenis dan Peran Pentingnya

Fungsi Mother Vessel

Dalam aktivitas ekspor dan impor, mother vessel memiliki peran yang sangat penting terhadap pengiriman barang dan komoditas perdagangan. Adapun beberapa fungsi yang dimiliki dari kegunaan kapal induk vessel ini adalah:

1. Sarana Pengangkut Bahan Baku

Mother vessel berguna untuk mengangkut bahan baku dari suatu negara ke negara lain, seperti bijih besi, batu bara, atau bahan tambang lainnya.

Kapal-kapal kecil yang membawa bahan baku dari tambang atau pelabuhan kecil dapat dibawa ke kapal induk di laut, dimana bahan baku tersebut selanjutnya akan diolah atau diolah sesuai kebutuhan pelanggan. Hal ini untuk lebih lanjut memudahkan transportasi serta mempercepat proses pengolahan bahan baku sehingga dapat segera dibawa ke pasar.

2. Pengumpulan Kargo

Fungsi utama dari menggunakan kapal induk adalah sebagai pusat pengumpulan kargo dari berbagai pelabuhan kecil atau pelabuhan-pelabuhan yang sulit dijangkau oleh kapal-kapal besar. Kapal ini mampu mengumpulkan kargo dari berbagai sumber untuk kemudian didistribusikan ke berbagai destinasi akhir.

3. Pengiriman Hasil Perikanan

Fungsi lain dari mother vessel adalah berfungsi dalam mengirimkan hasil perairan baik itu perikanan, tambak, atau budidaya lainnya. Hasil tangkapan ini nantinya akan diekspor atau diimpor ke berbagai negara yang kemudian akan diolah untuk dipasarkan.

4. Fasilitas Produksi

Fungsi lainnya dari kapal induk adalah dapat menjadi tempat pembuatan produk tertentu sebelum diekspor. Misalnya, pengangkut memiliki peralatan pengering untuk mengeringkan buah atau sayuran sebelum dikemas dan dikirim ke luar negeri.

5. Pendistribusian Barang

Fungsi berikutnya adalah sebagai kapal pemasok bagi kapal-kapal yang beroperasi di perairan internasional. Sebagai contoh, kapal pengeboran minyak dapat menggunakan kapal induk sebagai tempat menyimpan dan mendistribusikan material dan peralatan.

6. Optimasi Pengangkutan

Mother vessel memiliki kapasitas yang besar, sehingga kapal induk ini dapat mengangkut barang dalam jumlah besar dalam satu kali perjalanan. Hal ini mengurangi frekuensi perjalanan dan operasional yang diperlukan untuk mengirim kargo yang sama dengan kapal kecil sehingga lebih hemat biaya dan waktu.

 

Baca Juga: Stevedoring: Pengertian, Tugas, Proses, dan Manfaatnya

7. Aksesibilitas

Kapal induk dapat menjangkau pelabuhan yang terpencil atau memiliki kedalaman perairan terbatas yang tidak dapat diakses oleh kapal besar lainnya. Dengan cara ini, kapal induk membuka akses perdagangan dan transportasi laut di banyak wilayah yang sebelumnya tidak dapat diakses.

8. Ketersediaan Stok Barang

Mother vessel memiliki kemampuan untuk mendapatkan kargo dari berbagai sumber, sehingga dapat membantu menjaga ketersediaan barang di berbagai pasar global. Hal ini tentu sangat penting untuk menjaga kelancaran pasokan barang di berbagai negara dan wilayah.

9. Fasilitator Logistik

Kapal induk juga berfungsi sebagai fasilitator logistik dengan mengatur pendistribusian barang ke berbagai tujuan akhir. Hal ini dikarenakan kapal induk dapat mendistribusikan barangnya melalui kapal pengumpan atau alat angkut lainnya

10. Pertumbuhan Ekonomi

Keberadaan mother vessel tentu mampu mendukung pertumbuhan ekonomi negara dengan memberikan akses yang lebih baik ke pasar global. Dari fungsi ini, kapal ini membuka peluang untuk mengembangkan industri lokal dan meningkatkan volume perdagangan internasional suatu negara.

11. Fasilitator Perdagangan Internasional

Kapal induk memiliki peran penting dalam memfasilitasi perdagangan internasional dengan menghubungkan pelabuhan di berbagai negara dan wilayah. Hal ini memfasilitasi pertukaran barang antar negara dan meningkatkan konektivitas global.

Perbedaan Mother Vessel dan Feeder Vessel

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, vessel terdiri dari mother vessel dan feeder vessel. Namun keduanya memiliki beberapa perbedaan terutama dalam pengoperasian layanan antara pelabuhan.

Pada feeder vessel, kapal pengumpan ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan kapal induk. Sehingga waktu operasi pada kapal ini banyak dilakukan di pelabuhan-pelabuhan kecil dan pelabuhan besar.

Tugas kapal pengumpan ini meliputi pengangkutan barang dari pelabuhan kecil untuk melalui proses pengeksporan ke kapal induk. Begitu pun kapal ini dapat mengangkut muatan dari pelabuhan besar ke pelabuhan kecil untuk memproses aktivitas impor.

Perbedaan lainnya, dapat Anda lihat dari daya tampung antara kapal induk dan kapal pengumpan. Kapal induk memiliki daya tampung sekitar 10.000-24.000 TEUs, sedangkan kapal pengumpan hanya berkisar 300-500 TEUs saja.

Selain itu, kapal induk juga memiliki kecepatan laju yang lebih cepat. Sedangkan kapal pengumpan memiliki kecepatan lebih rendah dibandingkan kapal induk.

 

Demikian penjelasan apa itu mother vessel yang memiliki fungsi untuk kebutuhan logistik. Dari pembahasan ini, Anda juga bisa lebih paham bagaimana peran kapal induk yang tentunya sangat berbeda dengan feeder vessel.

Jika Anda membutuhkan pengiriman barang dengan sarana transportasi laut yang aman, Troben adalah jawabannya. Menghadirkan aplikasi kirim barang yang memudahkan Anda untuk melakukan pengiriman antar pulau. Segera download dan lakukan pemesanan di aplikasi Troben sekarang!

Yuk, klik banner ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pendaftaran driver truk Troben

Cek Tarif Troben!

Dapatkan tarif kirim barang, mobil, motor hingga sewa truk dengan harga termurah cuman di Troben. Saatnya buktikan sendiri!

Bagikan artikel