Home » Seputar Logistik » 5 Cara Pemasangan Bubble Wrap yang Benar

5 Cara Pemasangan Bubble Wrap yang Benar

pemasangan bubble wrap yang benar

Memberikan perlindungan extra pada paket saat mengirim barang adalah suatu kewajiban, maka perlu pengemasan extra saat mengirim paket Anda. Ada banyak jenis packing salah satunya menggunakan bubble wrap. Lalu bagaimana pemasangan bubble wrap yang benar supaya produk aman ketika sampai di alamat tujuan?

Bubble wrap merupakan jenis alat packing yang memiliki berfungsi sebagai penahan paket dari benturan selama pengiriman. Gelembung udara pada bubble wrap ini memberikan perlindungan pada paket saat dikirim. Khususnya paket seperti tv, vas, cermin, dan lainnya. 

Dalam artikel berikut, kami akan memberikan informasi tentang cara pemasangan bubble wrap. Dengan mengetahui cara pemasangan bubble wrap, Anda tak perlu khawatir barang rusak saat sampai di tangan penerima. Yuk, simak informasi dibawah ini!

Baca juga: Kemasan Sekunder: Pengertian, Jenis, & Fungsi 

Bagaimana Pemasangan Bubble Wrap?

Ada banyak cara packing mulai dari palet kayu, kardus, karung, plastik, bubble wrap ataupun lainnya. Tiap packing memiliki tujuan berbeda-beda seperti mengemas paket. Salah satunya merupakan bubble wrap. Bubble wrap menjadi material tepat sebagai alat pengemasan paket untuk barang pecah belah atau mudah rusak. Berikut ini adalah cara pemasangan bubble wrap, antara lain : 

1. Pilih Bubble Wrap Terbaik

Kiat pertama pemasangan atau pengemasan bubble wrap adalah menentukan bubble wrap, ada banyak jenis bubble wrap apa lagi teruntuk pengemasan seperti bubble wrap umum, regular, foil bubble wrap dan lainnya. 

Anda perlu mempertimbangkan serta memperhatikan produk, ukuran produk, jenis paket,  jarak pengiriman dan tberapa lama waktu pengiriman. Anda bisa menggunakan bubble wrap heavy duty sebagai alat pengemasan paket.

Baca juga: 6 Cara Mengirim Gitar Agar Tetap Aman!

2. Gunakan Bubble Wrap Secukupnya

Kiat pemasangan bubble wrap selanjutnya, gunakan bubble wrap sesuaikan kebutuhan. Saat Anda membeli bubble wrap general, biasanya bubble wrap berbentuk roll atau gulungan. Anda perlu memotong-motong bubble wrap sesuai ukuran paket. Jika sudah, simpan sisa bubble wrap untuk digunakan nanti. 

Baca juga: 5 Cara Mengirim Motor ke Luar Pulau yang Aman

3. Packing Produk dengan Rapi

Kiat pemasangan bubble wrap ketiga bila ukuran bubble wrap sudah ditentukan, Anda bisa mengemas paket dengan rapi. Pastikan seluruh bagian paket terlapisi rapi dengan bubble wrap. Selanjutnya rekatkan menggunakan lakban supaya bubble wrap tak mudah lepas.

Baca juga: 5 Cara Mengirim Piano Supaya Tetap Aman Sampai Tujuan

4. Packing Menggunakan Kardus

Pemasangan bubble wrap keempat tambahkan kardus atau wadah tambahan di luar lapisan bubble wrap. Ini penting karena perlindungan tidak hanya diperlukan di bagian dalam, tetapi juga di bagian luar.

Terutama ketika Anda mengirim paket  yang mudah pecah, penting untuk membungkus bubble wrap dengan kardus tambahan untuk keamanan yang lebih baik. Setelah itu, Anda dapat menguji keamanan kemasan dengan cara membantingnya. Jika tidak ada kerusakan, berarti penggunaan bubble wrap Anda sudah sesuai.

Baca juga: 5 Cara Mengirim Knalpot Yang Aman Dan Praktis

5. Kirim Menggunakan Jasa Pengiriman Terpercaya

Kiat pemasangan bubble wrap terakhir, setelah benda dipacking sudah siap dan rapi, maka langkah pemasangan bubble wrap selanjutnya untuk membantu pengiriman anda adalah dengan mempercayakan paket anda menggunakan jasa pengiriman terpercaya.

Pilihlah jasa pengiriman ekspedisi murah serta aman untuk memastikan  sampai dengan aman. Sekarang banyak jasa pengiriman ekspedisi yang menawarkan banyak layanan seperti layanan packing, penjemputan, serta dilengkapi asuransi pengiriman seperti Troben.

Baca juga: 8 Alat untuk Packing, Wajib Dimiliki! 

Jenis-Jenis Bubble Wrap

Bubble wrap memiliki jenis kemasan beragam terbuat dari plastik serta dilapisi gelembung udara. Bubble wrap digunakan untuk melindungi dari benturan atau tekanan. Jenis-jenis bubble wrap sangat beragam seperti:

1. Bubble Wrap Regular 

Bubble wrap reguler adalah jenis bubble wrap yang paling umum ditemukan. Bubble wrap reguler memiliki gelembung udara berukuran 10 mm atau 20 mm. Bubble wrap reguler digunakan untuk melindungi benda yang tidak terlalu rentan terhadap kerusakan, seperti buku, CD,  ataupu baran elektronik.

Baca juga: 9 Langkah Cara Packing Barang Pecah Belah Dijamin Aman!

2. Bubble Wrap Foil 

Foil bubble wrap adalah bubble wrap yang memiliki lapisan aluminium foil di salah satu sisinya. Foil bubble wrap digunakan untuk melindungi barang dari panas, dingin, atau kelembapan. 

Baca juga: Cara Packing Barang Besar, Mudah Dikirim dan Aman

3. Foam Bubble Wrap

Foam bubble wrap adalah jenis bubble wrap terbuat dari busa polietilen. Foam bubble wrap lebih tebal dan kuat dari bubble wrap reguler. Foam bubble wrap digunakan untuk melindungi benda agar tidak rusak saat pengiriman.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghitung Kubikasi Cargo?

4. Bubble Wrap Heavy Duty 

Bubble wrap heavy duty adalah jenis bubble wrap lebih tebal serta kuat dari bubble wrap reguler. Bubble wrap heavy duty memiliki gelembung udara berukuran 30 mm dan 40 mm. Bubble wrap heavy duty digunakan sebagai pelindung barang, seperti peralatan elektronik, furnitur, dan barang pecah belah.

Baca juga: 8 Cara Packing Barang Untuk Kirim ke Luar Kota 

Demikian informasi tentang pemasangan bubble wrap yang benar dan juga jenis-jenis bubble wrap. Bila Anda butuh jasa pengiriman barang  akan melindungi barang kiriman dengan aman menggunakan berbagai jenis packing salah satunya bubble wrap. Troben siap melayani Anda.

Melalui layanan Troben Cargo, kami siap membantu pengiriman ekspedisi dengan berat minimum 10 kg. Pesan jasa kirim logistik kami dengan mudah dan praktis melalui aplikasi kirim barang Troben sekarang!

Yuk, klik banner ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pendaftaran driver truk Troben

Cek Tarif Troben!

Dapatkan tarif kirim barang, mobil, motor hingga sewa truk dengan harga termurah cuman di Troben. Saatnya buktikan sendiri!

Bagikan artikel